Masukkan Program Bebas BAB Dalam PAPBD 2016

Tekad Lamongan untuk mewujudkan Program Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan nampaknya sangat serius. Keseriusan itu diperlihatkan dalam perubahan APBD 2016, dengan memasukan program ODF dalam anggaran untuk dibahas bersama DPRD.


Bahkan untuk membahas perubahan APBD 2016 dikebut. Meski di hari libur eksekutif bersama legislatif sudah menggelar sidang paripurna membahas Perubahan APBD 2016 di Ruang Paripurna DPRD setempat, Sabtu (13/8) malam.

Bupati Lamongan Fadeli dalam Pengantar Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD 2016 menyebutkan Belanja Daerah secara keseluruhan dialokasikan sebesar Rp 3, 001 triliun, atau naik sebesar 16, 58 persen, dari yang sebelumnya sebesar Rp 2, 574 triliun,

Diantara komponen Belanja Daerah itu adalah Bantuan Sosial yang naik 125, 22 persen menjadi sebesar Rp 30, 737 miliar, Kenaikan sebesar itu sebagaimana dikatakan Fadeli akan digunakan untuk penuntasan Program Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BBABS). “Bantuan Sosial ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin di Lamongan melalui program pembangunan rumah sehat, “ katanya.

Sedangkan di pos Belanja Pegawai, dialokasikan sebesar Rp 1, 260 triliun, atau naik sebesar 9, 92 persen. Kenaikan itu digunakan untuk menampung dana dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi tunjangan sertifikasi pendidikan dan tunjangan profesi non sertifikasi bagi guru.

Sementara kenaikan sebesar 85, 22 persen di pos Belanja Hibah sehingga menjadi sebesar Rp 115, 54 miliar digunakan untuk menampung dana Belanja Operasional Madrasah Diniyah (Bos Madin) dan Belanja Operasional Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (Bos Paud).

“Kenaikan belanja hibah ini nantinya juga diperuntukkan peningkatan saranan pertanian dengan membangun jalan sarana produksi pertanian, “ katanya.

Fadeli mengatakan naiknya kebutuhan Belanja Daerah itu akan diimbangi dengan kenaikan target Pendapatan Daerah menjadi Rp 2, 819 triliun, atau naik sebesar 10, 14 persen. Dalam APBD 2016, Pendapatan Daerah sebelumnya dipatok sebesar Rp 2, 560 triliun. (sumber : surabayapagi)